Berita > News

Perbaikan Drainase di Selatan Ternate Menunggu Kejelasan Refocusing

Diahi

 

 

 

Baca Lainnya :

TERNATE –Pemkot Ternate tahun ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar untuk perbaikan drainase di bagian selatan kota. Dana sebesar itu dialokasikan dalam bentuk dua paket pekerjaan:  di Kelurahan Bastiong dan Kelurahan Kayu Merah.

Sekretaris Dinas PUPR Pemkot Ternate Bambang Marajabesi menjelaskan pekerjaan drainase pada wilayah itu seharusnya sudah dilelang pada bulan Maret 2021, namun terkendala adanya edaran pemerintah pusat mengenai refocusing anggaran karena pandemi covid-19.

Saat ini Dinas PUPR belum bisa memastikan apakah pekerjaan itu dapat dilanjutkan.”Refocusing itu (hasilnya) di Bappeda dan mungkin minggu depan sudah diketahui,”kata Bambang saat ditemui hari Kamis 27 Mei 2021 di kantornya.

Dia menjelaskan paket kegiatan yang sama juga mengalami refocusing pada tahun anggaran 2020 pada saat awal pandemi covid-19. ”Ternyata tahun pertama tara bisa jalan, tahun ke dua di 2021 ceritanya yang sama juga," terang dia.

 

Mantan Kabid Bina Marga itu menambahkan seluruh pesisir wilayah Ternate Selatan berpotensi genangan saat terjadi hujan deras. “Ini berdasarkan dokumen master plan drainase yang direvisi tahun kemarin.”

Perbaikan drainase di Kota Ternate, menurut dia, dialokasikan secara bertahap.

Dinas PUPR sendiri mempunyai Program yang disebut DRB (Daerah Rawan Banjir). Pada tahun 2020, program ini sudah jalan, yakni perbaikan drainase di Ternate Tengah, yakni di daerah Kalumpang mulai dari depan Bank Indonesia sampai depan rumah makan Sari Bundo.

Tahun ini, selain dua paket kegiatan perbaikan drainase di Ternate Selatan, kegiatan yang sama sudah dianggarkan untuk wilayah Ternate Tengah dan Ternate Utara, masing-masing satu paket kegiatan.

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar