Berita > News

Pemkot Ternate Batalkan Penerimaan CPNS 2021

Diahi
Pj Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang (Foto: DiahiNews/Asri Sikumbang)

TERNATE - Pemkot Ternate telah memastikan menolak kuota penerimaan CPNS yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Pemkot Ternate pada tahun 2021. Kepastian tentang itu siang tadi disampaikan oleh Pj Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang, dengan alasan kondisi keuangan Pemkot Ternate saat ini masih kritis.

"CPNS yang mo jadi PNS saja nda ada duit untuk mo ikut prajabatan, kong trus tong mo angka yang baru lagi, doi dari mana," ungkap Hasyim.

Dia mengungkapkan CPNS yang diangkat tahun sebelumnya, sampai saat ini belum mengikui pra jabatan karena Pemkot Ternate tak punya dana. Karena itu tak mungkin tahun ini melakukan penerimaan CPNS.

Baca Lainnya :

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Sekot dan Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan Anggaran Daerah (BPKAD) Pemkot Ternate, dan telah mendapat kepastikan mengenai kondisi anggaran. Karena itu kuota formasi CPNS untuk Pemkot Ternate tahun 2021, dikembalikan ke MenPAN-RB.

"Belum lagi dengan jumlah 3540 PTT yang begitu banyak di lingkup Pemkot Ternate tidak berbading lurus jika harus membuka penerimaan untuk tahun ini lagi, karena bisa mubazir. Lalu lalang deng pakaian dinas belum tentu karja apa, ngga jelas,” kata Hasyim.

Terpisah Kabid Pengadaan dan Pemberhetian Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Pemkot Ternate, Nany Wardhany, membenarkan formasi CPNS untuk Pemkot Ternate tahun 2021 secara resmi telah dibatalkan karena refocusing anggaran.

Ditemui di ruangannya, Nany mengatakan telah melayangkan surat resmi dan mengadakan rapat bersama dengan Kementerian Dalam Negeri terkait pembatalan penerimaan ASN pada Kamis, 1 April 2021.

“Tidak hanya CPNS, hal ini berlaku juga untuk penerimaan PPPK karena anggran yang diusulkan untuk kegiatan seleksi penerimaan CPNS sekitar 700 juta lebih tidak diakomodir.”

“Keputusan ini sudah ada koordinasi dan keputusan antara Bappeda, TAPD, Sekda, BPKAD untuk resmi dibatalkan penerimaan pengadaan ASN tahun ini,” ungkap dia.

Sementara terkait refocusing anggaran, Kepala Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Taufik Djauhar ketika dikonfirmasi di kantornya menyampaikan hal senada. Dia mengatakan penerimaan CPNS 2021 itu belum diakomodir anggarannya karena refocusing anggaran.

"Jadi totalnya sekitar 108 miliar yang harus kita lakukan refocusing skarang ini," terang dia 

Dia menjelaskan dari total DAU Rp 608 miliar yang diterima Pemkot Ternate pada tahun 2021, sebesar sebanyak 8 persen atau senilai Rp 48 miliar direfocusing untuk penanganan covid-19 dan sebesar 4 persen lagi untuk pelaksanaan vaksin. Selain itu DAU juga dipangkas sebesar Rp 20 miliar, yang berlaku seluruh Indonesia. Ada juga Rp 5 miliar di Disperkim untuk ganti rugi lahan pada kegiatan pembangunan Kotaku di wilayah  Kampung Makassar Timur, dan hutang kepada pihak ketiga tahun 2020 sebesar Rp 34 miliar berupa kegiatan fisik yang tersebar hampir di seluruh SKPD yang harus dibayar.

Atas pertimbangan tersebut, penerimaan CPNS tahun 2021 terpaksa ditiadakan.

Pemkot Ternate sebelumnya, melalui BKPSDMD, telah mengusulkan formasi penerimaan CPNS tahun 2021. Kasubid Pengadaan BKPSDMD, Muhammad Albaqir, mengungkapkan, formasi itu diusulkan sejak bulan Desember 2020, yang terdiri dari PPPK khusus guru sebanyak 107 orang, dan CPNS untuk tenaga kesehatan sebanyak 109 orang dan tenaga teknis sebanyak 15 orang.

CPNS
PemkotTernate

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar