Berita > News

Pelabuhan Ferry Sofifi Batal Ditutup

Diahi
M Nurhadi, Kepala BPTD Wilayah XXIV Provinsi Maluku Utara (Foto: DiahiNews/Asri Sikumbang)

TERNATE - Rencana penutupan sementara Pelabuhan Ferry Sofifi akhirnya dibatalkan. “Tidak ada lokasi pelabuhan alternatif yang memenuhi syarat dari pertimbangan kekuatan arus, alur dan akses,” ungkap M Nurhadi, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XXXIV Provinsi Maluku Utara, Rabu 24 Maret 2021.

Sebelumnya aktifitas Pelabuhan Ferry Sofifi direncanakan akan dipindahkan karena pelabuhan itu akan direhab.

Dia mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan sebagai pihak yang berwenang atas lokasi pelabuhan itu, dan karena itu selama pekerjaan rehabilitasi berlangsung aktifitas pelabuhan hanya ditutup separuhnya. ”Tidak ditutup total, tetapi rekayasa letak,” jelas dia.

Baca Lainnya :

Pekerjaan rehabilitasi itu tetap dilakukan secara keseluruhan, namun dilakukan bertahap. ”Misalnya perbaikan pada lokasi parkiran, maka kendaraan perlu digeser ke jalur masuk.”

Keputusan menutup hanya sebagian aktifitas itu juga karena pertimbangan persiapan menjelang puasa ramadhan, dimana diperkirakan terjadi lonjakan penumpang.

Tahun ini, selain Pelabuhan Ferry Sofifi, rehabilitasi juga dilakukan terhadap Pelabuhan Ferry Dowora dan Pelabuhan Ferry Rum. Pekerjaan rehabilitasi Pelabuhan Ferry Sofifi dianggarkan sebesar Rp 7 miliar, pekerjaan rehabilitasi Pelabuhan Ferry Dowora dianggarkan sebesar Rp 9 miliar dan pekerjaan rehabilitasi Pelabuhan Ferry Rum dianggarkan sebesar Rp 10 miliar.

Pelabuhan Ferry Galala, Kota Tidore Kepulauan (Foto: DiahiNews/Asri Sikumbang)

Pelabuhan
Ferry
KunjunganKerja
Presiden
RI

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar