Berita > News

Lampu Jalan di Tikungan Ngade Sudah 2 Bulan Padam

Diahi

 

TERNATE—Jalan raya yang melintasi depan Danau Ngade di Kelurahan Ngade Kecamatan Ternate Selatan belakangan ini gelap gulita pada malam hari. Ini karena Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pada ruas jalan di Tikungan Ngade itu sudah cukup lama padam dan tak kunjung diperbaiki sehingga membayakan pengendara pada malam hari.

Lurah Ngade, Zainabun M Fauji, pada Diahinews.com, Senin 24 Mei 2021, mengatakan PJU di ruas jalan di RT 02 RW 01 di kelurahannya itu sudah padam sekitar dua bulan terakhir.

Baca Lainnya :

Dia mengaku sudah pernah melaporkan persoalan ini ke Disperkim Pemkot Ternate. "Itu keluhan di tahun-tahun lalu, tong so pernah keluhan abis dong so pasang, abis satu lagi mati, dia bagitu-bagitu. Kan lampu ini tara bersamaan mati. Jadi dong so pernah pasang cuman skarang ini dia mati lagi" tutur dia.

Menurut dia sangat tidak mungkin jika padamnya lampu itu diakibatkan kenakalan remaja, karena tiang lampu itu cukup tinggi. Selain membahayakan pengedara, juga bisa memberikan kesempatan bagi orang yang memiliki niat kejahatan seperti melakukan pemalakan.

"Pernah dengar orang bapalang, tapi kejadian orang bapalang, orang tara pernah lapor kitorang tarada, tapi cuman dengar cerita dari mulut ke mulut bagitu, kan tara mungkin tong musti badiri disitu jaga-jaga to," tutur dia.

Seorang staf Disperkim Kota Ternate mengatakan mulai tahun 2021 Tupoksi PJU itu telah dialihkan dari Disperkim ke Dishub Pemkot Ternate.  

Zainabun M Fauji, Lurah Ngade saat dikonfirmasi Senin 24 Mei 2021 sempat keluhkan kondisi penerangan jalan dilokasi jalan yang masuk dalam wilayah kelurahannya itu.

Dia bilang jalan tingkungan Ngade itu masuk dalam lingkungan RT 02 RW 01, Kelurahan Ngade, kurang lebih sudah sekitar 2 bulan lampu jalan di situ tak pernah menyala.

Dia juga mengaku sudah pernah melaporkan persoalan ini sejak penerangan jalan umum masih melekat di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate tahun lalu, karena jauh sebelumnya pernah mengalami masalah yang sama.

"Itu keluhan di tahun-tahun lalu, tong so pernah keluhan abis dong so pasang, abis satu lagi mati, dia bagitu-bagitu. Kan lampu ini tara bersamaan mati tarada. Jadi dong so pernah pasang cuman skarang ini dia mati lagi" tutur dia

Menurut dia sangat tidak mungkin jika padamnya lampu itu diakibatkan kenakalan remaja, karena tiang lampu itu cukup tinggi.

Dia mengatakan selain membahayakan pengedara, juga bisa memberikan kesempatan bagi orang yang memiliki niat kejahatan, misalnya melakukan pemalakan.

"Pernah dengar orang bapalang, tapi kejadian orang bapalang, orang tara pernah lapor kitorang tarada, tapi cuman dengar cerita dari mulut ke mulut bagitu, kan tara mungkin tong musti badiri disitu jaga-jaga to," tuturnya.

Saat Diahinews.com menyambangi Dishub Kota Ternate, staf pada dinas itu mengatakan urusan itu ditangani Bidang Lalu Lintas. “Pak Kabid lagi istrahat makan siang dan sudah pulang karena cuaca lagi hujan,”kata staf itu.

Selain di Tikungan Ngade, PJU di depan Kantor Wali Kota Ternate juga mengalami nasib yang sama. PJU pada taman di depan Landmark itu memiliki empat mata lampu, namun hanya satu yang menyala.

Terpisah Plt Kepala BP2RD Pemkot Ternate Jufri Ali mengatakan semua PJU di Kota Ternate dibiayai oleh APBD dari PAD (Pendapatan Asli Daerah), yang bersumber dari pajak penerangan jalan. Dan pada tahun 2021 Pemerintah Kota Ternate  menargetkan pajak penerangan jalan sebesar Rp 21,6 miliar. Namun berdasarkan data PAD dari BP2RD Kota Ternate sampai dengan Bulan Mei 2021 per tanggal 20 Mei, realisasinya baru mecapai 32,83 persen atau setara dengan Rp 7.092.243.650

Jufri Ali mengatakan pajak itu dipungut melalui pembayaran rekening listrik saat pelanggan melakukan pembayaran rekening listrik, dimana akan dibebankan 10 persen untuk pajak penerangan jalan.

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar