Berita > News

Dana BOS 13 Sekolah di Malut Tak Tersalur

Diahi
Realisasi Dana BOS oleh Kepala KPPN Ternate dalam Press Conference

TERNATE – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bersumber dari APBN tahun 2020 di Maluku Utara telah tersalurkan pada 2.154 sekolah. Masih terdapat 13 sekolah yang tak tersalur.

Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala KPPN Kota Ternate M Izma Nur Choironi dalam konfrensi pers di kantornya, Kamis 28 Januari 2021.

Alokasi dana BOS untuk Maluku Utara tahun 2020 sebesar Rp 357 miliar, dan hanya tersalur sebesar Rp 346 miliar atau sebesar 96,99 persen.

Baca Lainnya :

Dia menjelaskan sesuai mekanisme dana BOS itu disalurkan KPKN Ternate langsung ke rekening sekolah untuk percepatan penggunaan dana tersebut. Mekanisme ini berbeda dengan mekanisme pada tahun 2019. Pada tahun itu dana BOS disalurkan melalui rekanan di provinsi, kemudian diteruskan ke pihak sekolah.

Dana itu disalurkan dalam 3 tahap pada setiap tahunnya, dan rata-rata setiap tahapnya sebesar 34 persen. “Di tahap tiga terakhir itu cuma 2.141 yang kita salurin, berarti ada sekitar 13 sekolah yang tidak salur,” jelas dia.

KPPN Ternate memperkirakan dana BOS pada 13 sekolah itu tak tersalurkan karena dua kemungkinan. Yang pertama adalah tidak melaporkan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS yang telah diterima sebelumnya dan yang kedua karena tidak melakukan pembaharuan data. KPPN menerima informasi dari Kemendikbud RI bahwa terdapat banyak masalah dana BOS.

“Jadi kita mohon bantuannya kepada para kepala sekolah tolong untuk masalah BOS segera di update terus,” tutur dia.

Sebenarnya terhadap sekolah yang kesulitan membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS, dia mengatakan KPPN bisa melakukan pendampingan. Hanya saja wewenang melakukan tugas pendampingan itu ada pada instansi terkait di Pemprov Malut.

“KPPN Ternate itu hanya menyalurkan, jadi datanya itu adalah data dari Kemendikbud yang disampaikan ke kantor kami pihak perbendaharaan dan kemudian dari kantor kami itu masukan ke aplikasi  OM SPAN (Online Monitoring SPAN),” pungkas dia.

DanaBOS
Sekolah

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar