Berita > News

Balai Karantina Jelaskan Daging Ayam dari Luar Malut Aman Dikonsumsi

Diahi
Balai Karantina Kelas II Ternate (Foto: DiahiNews/Asri Sikumbang)

TERNATE – Balai Karantina Kelas II Ternate memastikan seluruh daging ayam yang dipasok dari luar daerah ke Kota Ternate dan ke daerah lain di Maluku Utara telah melewati pemeriksaan sebagaimana mestinya sehingga aman dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

“Pasokan itu, baik yang datang dari luar negeri maupun dalam negeri, wajib membuat dokumen karantina,” jelas Wahyu Samurwat, Kepala Sub Koordinasi Karantian, Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Senin 29 Maret 2021.

Daging ayam yang masuk ke Maluku Utara menurut dia berasal dari dua daerah: Manado dan Surabaya. Dan sepanjang pengawasan Balai Karantina, sejak tahun 2021 hingga saat ini tidak ditemukan ada pembusukan, atau tercemar mikroba, termasuk belum ditemukan kandungan formalin dan zat berbahaya lainnya.

Baca Lainnya :

“Sejauh ini masih aman dan layak dikonsumsi masyarakat.”

Dia menjelaskan, jika dalam pengawasan ditemukan seperti yang sudah dijelaskan di atas, maka langsung dibawa ke instalasi karantina hewan di Kelurahan Sasa, Ternate Selatan. Instalasi itu milik Balai Karantina Pertanian Ternate.

"Biasanya di lapangan itu kita lakukan pemeriksaan, kountenernya dibuka baru diukur suhunya menggunakan termometer digital. Tidak semua diperiksa, kita menggunakan metode sampel, sesuai juknisnya dalam satu kountener kalau kondisi kurang bagus itu misalnya suhunya mines 11 atau mines 10 atau mines 4 lalu diambil dua sampel saja, maksimal tiga, lalu dibawa ke lab di Kampung Pisang di uji cemaran tadi, atau ada formalinya atau ngga," terang Wahyu.

Wahyu Samurwat, Kepala Sub Koordinasi Karantian, Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate (Foto: DiahiNews/Asri Sikumbang)

Daging ayam itu diperiksa kondisi suhunya. Untuk kategori aman adalah pada suhu minus 17-18 derajat celsius.

Dia menjelaskan pos pengawasan Balai Karantina Pertanian di Maluku Utara tersebar di wilayah Sanana, Tobelo, Bacan dan Ternate.

Untuk Ternate sendiri pasokan daging ayam melalui pelabuhan, setiap minggunya 13 – 14 kontener. Dan jika dihitung secara keseluruhan, Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate mencatat pada bulan Januari 2021 pasokan daging ayam yang masuk ke wilayah Maluku Utara adalah sebanyak 687 ton lebih. Kemudian bulan Februai 601 ton lebih.

“Setiap kapal pengangkut masuk, tetap dilakukan pengawasan,” jelas dia.

DagingAyam
Karantina

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar