Berita > Good News

Peserta dari Ternate Pemenang Sayembara Desain Logo STQ Nasional

Diahi
Konferansi Pers Pemenang Sayembara Logo STQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara (Foto: Istimewa)

TERNATE - Panitia Daerah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tahun 2021 tingkat nasional hari ini telah mengumumkan pemenang sayembara desain logo. Panitia menetapkan pemenang sayembara desain logo STQ nasional yang akan berlangsung di Sofifi Maluku Utara bulan Oktober 2021 itu  atas nama Muchilis Mandati.

Pengumuman pemenang sayembara itu disampaikan sekitar pukul 13.30 WIT di Asrama Haji di Kelurahan Ngade Kecamatan Ternate Selatan. Juri pada sayembara itu terdiri dari Dr. Makbul A.H Din, S.Ag, M.Si, Hi.Tamhid Abubakar, S.Ag, Drs.Samsudin Abd. Kadir, Dr.Samlan Hi.Ahmad, M.Pd dan Rinto Taib, S.Sos, M.Si.

Dalam rilis yang disampaikan panitia, sayembara itu diikuti 59 peserta dan diseleksi secara bertahap hingga 14 besar. Dan 4 peserta lolos empar besar, yakni Ujang  Bagindo yang berasal dari Kabupaten Pulau Morotai, Teguh Prasongko dari Cipinang Jakarta Timur, Muchilis Mandati dari Ternate, dan Aldy Rizaldi Amirullah dari Sulawesi Selatan.

Baca Lainnya :

Rilis itu menjelaskan logo yang didesain oleh Muchilis itu memiliki makna dan filosofi yang dilambangkan dengan burung bidadari dan masjid kesultanan. Masjid Kesultanan sebagai kepala burung bidadari memiliki empat atap, empat pintu, empat sayap kanan dan kiri serta sayap bagian belakang yang menggambarkan empat kesultanan Islam di Maluku Utara.

Burung bidadari melambangkan keindahan, seperti dalam penilaian STQ yang mengutamakan keindahan suara membaca Al-Qur’an. Sedangkan tulisan STQ pada kaki burung bidadari bermakna tumpuan generasi muda Islam Maluku Utara mempertahankan budaya membaca Al-Qur’an. Dan gambar kubah pada logo itu menjadi simbol bahwa Islam memberikan kesempatan untuk menjadi kreatif  dan menggambarkan kreativitas, salah satunya seni membaca Al-Qur'an.

Sekretaris juri sayembara logo STQ, Tahmid Abubakar kepada diahinews.com menjelaskan logo hasil sayembara itu, berdasarkan ketentuan lomba masih bisa dimodifikasi bentuk dan karakternya oleh dewan juri sebelum launching secara resmi.

Penyesuaian dilakukan berdasarkan kesepakatan dewan juri dengan pemenang sayembara. “Logo STQ ke-26 itu nantinya akan dilaunching oleh gubernur Maluku Utara,” jelas Tahmid.

Logo STQ Tingkat Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara (Foto: Istimewa)

Sementara ketua panitia daerah STQ nasional ke-26, Salmin Janidi menjelaskan tahapan sayembara desain logo STQ itu dimulai sejak awal Februari 2021. Dan launching logo itu dilakukan bersamaan dengan launching website STQ XXVI. Launching itu dijadwalkan berlangsung sebelum pelaksanaan kegiatan STQ.

“Website itu misalnya berisi tentang informasi penyelenggaraan STQ, lokasi lomba dan tempat nginap peserta.  Informasi itu supaya bisa diakses oleh semua provinsi yang ada di seluruh Indonesia," jelas Salmin Janidi

Dia menambahkan sejauh ini persiapan sudah sekitar 30 persen karena tempat inap peserta STQ yang disiapkan di Sofifi sekitar 400-500 unit. Kegiatan STQ nasional ke-26 di Sofifi itu dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 16-25 Oktober 2021.

Sesuai surat Kementerian Agama RI pada Rabu 17 Maret 2021 tentang penetapan tanggal pelaksanaan dan reschedul pendaftaran peserta seleksi STQ tingkat nasional XXVI tahun 2021 kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi seluruh Indonesia, maka terdapat enam tahap, yakni pendaftaran peserta tanggal 1-30 Juli 2021, verifikasi tahap satu; 1-7 Agustus 2021, sanggah; 8-14 Agustus 2021, perbaikan; 15-21 Agustus 2021, verifikasi tahap tahap dua; 22-28 Agustus 2021, dan penetapan peserta pada tanggal 2 September 2021.

Desain
Logo
STQ

Penulis : Asri Sikumbang

Komentar